2016, Laba Adhi Karya Anjlok 32,40%

Friday , 17 Feb 2017 02:06

PT Adhi Karya (Persero) Tbk mencatat penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang 2016 sekitar 32,40% atau menjadi Rp313,451 miliar dari Rp463,685 miliar pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan manajemen yang dipublikasikan pada Jumat (17/2), kondisi ini disebabkan oleh tingginya beban usaha 15,29% atau menjadi Rp455,978 miliar selama tahun lalu dari tahun sebelumnya hanya Rp395,493 miliar. 

Selain itu, pendapatan lainnya juga lebih kecil sekitar 47,71% atau menjadi Rp141,990 miliar per akhir Desember 2016 dari tahun sebelumnya Rp271,578 miliar. Beban keuangan melonjak hampir dua kali lipat dari Rp136,718 miliar per akhir Desember 2015 menjadi Rp257,959 miliar periode serupa 2016.

Perusahaan dengan kode emiten ADHI turut harus menanggung rendahnya pencapaian surplus revaluasi tanah sekitar 83,64% atau menjadi Rp67,766 miliar selama 2016 dari tahun sebelumnya mencapai Rp414,253 miliar. 

Kendati demikian, ADHI masih mampu menorehkan pertumbuhan pendapatan usaha sekitar 17,82% atau menjadi Rp11,063 triliun sepanjang 2016 dari Rp9,389 triliun pada tahun sebelumnya. Bahkan perseroan berhasil mengubah kerugian aktuaris atas program imbalan pasti sekitar Rp1,320 miliar menjadi untung Rp21,940 miliar.

Adapun total aset perseroan sepanjang 2016 mencapai Rp20,095 triliun atau 19,89% lebih tinggi cari realisasi tahun sebelumnya yang tercatat Rp16,761 triliun. Sementara pada pos liabilitasnya meningkat menjadi Rp14,652 triliun dari Rp11,598 triliun.

Pada perdagangan IHSG pukul 11.09 WIB, harga saham ADHI turun 40 poin (1,79%) ke Rp2.200 dengan 17,566 juta saham yang diperdagangkan senilai Rp38,45 miliar.




Sumber : ANTARANEWS.COM