Laba GHON QI/2019 tumbuh 116%

Friday , 24 May 2019 02:53

PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) mencatat pertumbuhan laba bersih pada kuartal I 2019 sebesar 116,83% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 menjadi Rp 14,64 miliar. Di periode tersebut, GHON juga mencatat pertumbuhan pendapatan 12,2% menjadi Rp 27,77 miliar.

Direktur Utama GHON Rudolf Parningotan Nainggolan mengatakan,kenaikan laba bersih salah satunya didorong oleh kenaikan rasio kolokasi. "Per 31 Desember 2018 rasio kolokasi 1,47, kini menjadi 1,52," terangnya pada Jumat (24/5).

Sekedar tahu kolokasi adalah penambahan sewa menara dengan memanfaatkan menara yang ada. Artinya saat ini, satu menara GHON diisi oleh rata-rata 1,52 penyewa.

Pada kuartal I 2019 penambahan penyewa menara GHON didominasi oleh kolokasi. Dari total penambahan 30 penyewaan sepanjang kuartal I 2019, sebanyak 29 penyewaan berasal dari kolokasi. Sementara satu sisanya pembangunan menara telekomunikasi baru. Total hingga kuartal I 2019, penyewaan menara GHON sebanyak 845 penyewaan dari total menara 557 menara.

Adanya penambahan kolokasi tentu meningkatkan efisiensi perusahaan dalam mengelola menara. Sebab, kolokasi lebih memanfaatkan menara yang sudah ada dan tidak memakan biaya maintenance yang lebih besar ketimbang pembangunan menara baru.

Di sisi lain, Rudolf mengklaim pihaknya mampu melakukan efisiensi operasional. Hal itu karena kini PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG, anggota indeks Kompas100 ini, ) telah terlibat sebagai pengendali setelah GHON diakuisisi perusahaan menara itu.

Catatan Kontan.co.id, proses pengambilalihan GHON oleh Tower Bersama Infrastructure rampung lewat proses penawaran tender wajib ada awal Februari 2019 lalu. TBIG menjadi pengendali mayoritas dengan total kepemilikan saham 50,43% atau sebanyak 277,34 juta.

 

Sumber : KONTAN.CO.ID