Daily Views

Bursa Hari Ini

Friday , 22 Jun 2018 09:56

Market Movement

IHSG kembali anjlok 1% ke level 5.822,33 setelah berhasil rebound di awal perdagangan, sejalan dengan pelemahan sebagian besar bursa Asia. Investor asing masih konsisten di posisi jual bersih yang nilainya mencapai lebih dari Rp830 miliar di seluruh pasar. Hanya indeks sektor pertambangan dan perdagangan yang berhasil menguat, sementara 8 sektor lainnya melemah, dipimpin oleh saham sektor aneka industri, properti dan konsumer. Mengakhiri pekan ketiga bulan ini, kami memperkirakan IHSG masih tertekan terutama dari negatifnya bursa global semalam.

Global Update

Pasar saham AS dan Eropa kompak ditutup negatif semalam, dipengaruhi berlanjutnya sentimen negatif perang dagang AS-China dan harga minyak mentah yang anjlok hingga 0,6% ke US$65,8/ barel, ditambah dengan krisis politik Italia yang masih memanas. Saham sektor otomotif merosot paling dalam, terutama saham Daimler AG, produsen mobil Jerman, yang mengumumkan perang dagang antara AS-China akan berdampak pada kinerja laba perseroan. Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq masing-masing berakhir di level 24.461,7 (-0,8%), 2.749,8 (-0,6%) dan 7.713,0 (-0,9%). Sementara itu indeks acuan saham Eropa seperti Stoxx50 ditutup turun 1% ke 3.403,5, dan indeks FTSE100 turun 0,9% ke 7.556,4. 

News Highlights

 Ø  BRPT jajaki pendanaan US$ 2,17 miliar

 Ø  CTTH targetkan penjualan Rp 300 miliar

 Ø  JIHD targetkan kenaikan pendapatan 2018 8% YoY

 Ø  MDKA rigths issue Rp 1,34 triliun

 Ø  PNBN terbitkan obligasi dan sub debt Rp 1,4 triliun

 Ø  INPP Bidik Pendapatan Rp695 Miliar

 Ø  Trimuda Nuansa Citra Tetapkan Harga Saham IPO Rp150

 Ø  BULL Jajaki Pengangkutan Batu Bara

 Ø  WSKT terima dana LRT Palembang Rp 4 Triliun

 Ø  WSKT Tambah Cucu Usaha di Bidang Properti

 Ø  BCAP tawarkan obligasi Rp 300 miliar

 Ø  MTDL tebar dividen Rp 10 per saham

 Ø  TIFA akan bagi dividen Rp 6 per saham

 Ø  Rugi bersih KIAS 1Q18 membengkak 49% YoY

 Ø  Laba Bersih TIRT pada 1Q18 anjlok 76,9% YoY

Produksi China Susut, Harga Gandum Naik 

Berita Emiten

Friday , 22 Jun 2018 10:00

BRPT jajaki pendanaan US$ 2,17 miliar

BRPT melalui perusahaan patungan bersama dengan PT Indoneisa Power yakni PT Indo Raya Tenaga tengah menjajaki pendanaan senilai total US$ 2,17 miliar yang bertujuan untuk financial closing proyel PLTU 9-10 Suralaya berkapasitas 2X1.000 MW. Kepemilikan BRPT dalam JV tersebut adalah sebesar 49% sedangkan sisanya dikuasai oleh Indonesia Power.

CTTH targetkan penjualan Rp 300 miliar

CTTH menargetkan penjualan pada tahun ini mencapai senilai Rp 300 miliar yang akan didukung oleh pemesanan produk marmer untuk 12 proyek property dalam negeri senilai total Rp 204 miliar.

JIHD targetkan kenaikan pendapatan 2018 8% YoY

JIHD menargetkan kenaikan pendapatan tanuh 2018 sebesar 8% YoY mencapai senilai Rp 1,48 triliun dibandingkan dengan pendapatan tahun 2017 senilai Rp 1,37 triliun.

MDKA rigths issue Rp 1,34 triliun

MDKA melakukan rights issue dengan menerbitkan saham sebanyak 594,9 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp 2.250 per saham sehingga total dana yang akan diperoleh senilai Rp 1,34 triliun. Dana yang diperoleh tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis perseroan.

PNBN terbitkan obligasi dan sub debt Rp 1,4 triliun

PNBN berencana menerbitkan surat utang senilai total Rp 1,4 triliun yang terdiri atas PUB obligasi III Tahap I 2018 senilai Rp 100 miliar dan PUB obligasi subordinasi III Tahap I tahun 2018 senilai Rp 1,3 triliun. Dana yang diperoelah akan digunakan untuk penyaluran kredit dan memperkuat struktur permodalan.

INPP Bidik Pendapatan Rp695 Miliar

INPP menargetkan dapat membukukan pendapatan senilai Rp695 miliar, meningkat 17% dibandingkan capaian tahun lalu Rp596 miliar.

Trimuda Nuansa Citra Tetapkan Harga Saham IPO Rp150

Calon emiten, PT Trimuda Nuansa Citra, menawarkan harga saham perdana senilai Rp150 per saham. Sebelumnya, calon emiten yang bergerak di bidang kurir dan kargo menawarkan harga pada kisaran Rp140—Rp160 per lembar. Namun, realisasinya ada pada Rp150 per saham dan penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Jasa Utama Capital Sekuritas.

BULL Jajaki Pengangkutan Batu Bara

BULL sedang menjajaki peluang pengangkutan batu bara dalam dan luar negeri, dipicu dukungan pemerintah untuk pengunaan kapal yang dikuasai perusahaan Indoensia untuk ekspor batu bara dan minyak sawit, sebagaimana diatur dalam Permendag No. 82 tahun 2017 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu. Aturan tersebut mewajibkan seluruh aktivitas ekspor batu bara dan minyak sawit menggunakan kapal berbendera Indonesia mulai Mei 2020.

WSKT terima dana LRT Palembang Rp 4 Triliun

Pada Juli 2018, WSKT akan mengantongi dana senilai Rp 4 triliun untuk proyek LRT Palembang dari total nilai kontrak Rp 10,9 triliun. WKST juga berencana menerbitkan obligasi Rp 3,5 triliun pada 2H18 untuk restrukturisasi utang. Waskita akan mendapat penerimaan kas Rp 26 triliun dari pembayaran proyek turnkey dan pengembalian atas dana talangan tanah, pencairan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kewajiban ke pihak ketiga. 

WSKT Tambah Cucu Usaha di Bidang Properti

WSKT melalui anak usaha, PT Waskita Karya Realty (WKR) membentuk entitas usaha baru bernama PT Waskita Fim Perkasa Realti (WFPR) untuk pengembangan proyek apartemen seluas 1,1ha di Pejaten (Jakarta) bernama Solterra Place. Dalam entitas cucu WSKT ini, WKR memiliki 60% saham dan sisanya dipegang oleh PT Graha Jasa Ekatama

BCAP tawarkan obligasi Rp 300 miliar

BCAP akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II senilai Rp 300 miliar. Surat utang ini terdiri dari obligasi senilai Rp 188 miliar bertenor lima tahun dengan tingkat bunga tetap 12,50% per tahun. Sisanya, maksimal Rp 112 miliar akan ditawarkan dengan jaminan best effort. BCAP sudah mengantongi pernyataan efektif pada 8 Juni 2018. Masa penawaran umum berlangsung pada 22 Juni serta 25-28 Juni 2018. Selanjutnya, tanggal penjatahan dijadwalkan pada 29 Juni 2018.

MTDL tebar dividen Rp 10 per saham

MTDL akan membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2017 senilai Rp 10 per saham. Cum dividen saham MTDL di pasar reguler dan negosiasi pada 25 Juni 2018. Selanjutnya, setiap pemegang saham yang berhak akan menerima pembayaran dividen pada 16 Juli 2018. Potensi yield dividen sekitar 1,23%.

TIFA akan bagi dividen Rp 6 per saham

TIFA akan membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2017 senilai Rp 6 per saham. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 25 Juni 2018. Sedangkan, cum dividen di pasar tunai pada 28 Juni 2018. Selanjutnya, pemegang saham yang berhak akan menerima pembayaran dividen pada 11 Juli 2018. Potensi yield dividen sekitar 3,35%.

Rugi bersih KIAS 1Q18 membengkak 49% YoY

Rugi bersih KIAS 1Q18 membengkak 49% YoY dibandingkan rugi bersih pada 1Q17 sebesar Rp 17,25 miliar. Adapun penjualan KIAS per 1Q18 sebesar Rp 212,9 miliar, turun 4% dibandingkan 1Q17 yang mencapai Rp 220,8 miliar.

Laba Bersih TIRT pada 1Q18 anjlok 76,9% YoY

TIRT mencatatkan angka penjualan bersih sebesar Rp 263,21 miliar atau naik 42,16% dibandingkan 1Q17 yang sebesar Rp 185,46 miliar. Kenaikan sejumlah beban serta adanya rugi selisih kurs menyebabkan laba bersih TIRT turun drastic pada 1Q18 hanya Rp 1,16 miliar, turun 76,9% YoY  dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,06 miliar.